
Jajaran Pimpinan Yayasan Pemkab Malang, dan Bupati Malang, Sanusi bersama Rektor Universitas Kepanjen, Tri Nurhudi Sasono-agsant-diswaymalang.id
KEPANJEN, DISWAYMALANG.ID–Sebanyak 718 mahasiswa baru Universitas Kepanjen mengikuti rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) tahun akademik 2026/2027. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 680 mahasiswa.
Rangkaian PKKMB digelar selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 15–17 September 2026. Sebelum kegiatan utama, mahasiswa baru juga mengikuti pra-PKKMB pada Senin (14/9/2026).
Berdasarkan rundown kegiatan, hari pertama diisi dengan berbagai materi pengenalan kehidupan kampus. Mulai dari nilai budaya dan etika, tata krama, pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi, sistem pendidikan tinggi, hingga pengenalan lembaga dan lingkungan Universitas Kepanjen.
Mahasiswa juga mendapatkan pembekalan terkait budaya anti-plagiarisme serta nilai-nilai Kepanjian sebagai fondasi untuk membentuk mahasiswa yang mampu berperan sebagai agent of change.
Rektor Universitas Kepanjen Dr Tri Nurhudi Sasono SKep Ns MKep.menjelaskan, dari total mahasiswa baru tersebut, sekitar 547 mahasiswa berasal dari Fakultas Ilmu Kesehatan, sedangkan sekitar 166 mahasiswa masuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Fakultas Kesehatan menjadi fakultas dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak.
“Mahasiswa baru Universitas Kepanjen tidak hanya berasal dari Malang Raya. Sejumlah mahasiswa datang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatera, Kalimantan hingga Nusa Tenggara Timur.” tambah Tri Nurhudi Sasono, Selasa (15/9/2026).

Bahkan, tahun ini terdapat mahasiswa internasional yang ikut bergabung. Mereka berasal dari Sudan, yang mengambil bidang Keperawatan, serta Papua Nugini yang menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Memasuki hari kedua, materi PKKMB diarahkan pada pembentukan karakter dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia perkuliahan maupun masa depan. Di antaranya pengenalan konsep diri dan growth mindset, kesehatan mental mahasiswa, bahaya napza dan pergaulan berisiko, integritas, hingga literasi digital.
Mahasiswa juga dibekali materi kepemimpinan dan berpikir kritis berlandaskan karakter Pancasila serta perlindungan tenaga kerja migran Indonesia.
Sementara hari ketiga dikemas lebih kreatif. Mahasiswa mengikuti jalan sehat, festival kreativitas dan bazar, pertunjukan seni, hingga penampilan masing-masing kelompok mahasiswa baru.
Agenda ditutup dengan koreografi dan flashmob mahasiswa baru, penyerahan penghargaan mahasiswa dan kelompok terbaik, serta penampilan guest star. Melalui rangkaian PKKMB tersebut, Universitas Kepanjen tidak sekadar mengenalkan lingkungan akademik kepada mahasiswa baru.
Kegiatan juga diarahkan untuk membangun karakter, memperluas wawasan, mengembangkan talenta, serta menyiapkan mahasiswa menghadapi perubahan dan tantangan masa depan.
Kampus berharap para mahasiswa baru tersebut mampu menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Bukan hanya untuk memperoleh gelar, tetapi juga sebagai bekal meningkatkan kualitas diri, melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, dan mengambil peran dalam perubahan di tengah masyarakat.
Artikel disadur dari : 718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB, Ada Peserta dari Sudan dan Papua Nugini

