Akreditasi merupakan salah satu aspek penting yang menentukan kualitas pendidikan suatu perguruan tinggi atau program studi. Di Indonesia, akreditasi dilakukan melalui lembaga yang ditunjuk pemerintah untuk menilai mutu pendidikan, kurikulum, sumber daya, serta relevansi lulusan di dunia kerja.
Universitas Kepanjen sendiri merupakan perguruan tinggi yang baru berbentuk universitas setelah sebelumnya dikenal sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kepanjen. Transformasi ini dilakukan melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tahun 2024 sehingga kampus kini dapat membuka berbagai program studi di luar bidang kesehatan.
Status Akreditasi Universitas Kepanjen
1. Akreditasi Institusi (Status Universitas)
Menurut data resmi dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII, status akreditasi institusi Universitas Kepanjen tercatat sebagai “belum terakreditasi / kedaluwarsa” pada basis data terakhir yang tersedia dari PDDikti per Oktober 2024.
Artinya, secara resmi lembaga sebagai keseluruhan belum memiliki sertifikat akreditasi institusi yang aktif berdasarkan data tersebut — meskipun kampus telah beroperasi dengan izin dari pemerintah. Calon mahasiswa diharapkan memeriksa pembaruan terbaru langsung melalui kampus atau situs PDDikti karena proses akreditasi biasanya berjalan setelah kampus berdiri.
2. Akreditasi Program Studi
Status akreditasi tiap program studi penting karena menunjukkan mutu kualitas pembelajaran dan pengakuan terhadap kompetensi lulusan.
a. Berdasarkan Informasi Resmi Kampus
Situs resmi Universitas Kepanjen menyebutkan bahwa:
- Program-program di Fakultas Kesehatan memiliki akreditasi “Sangat Baik”.
- Program-program di Fakultas Bisnis dan Pariwisata memiliki akreditasi “Baik”.
Ini menunjukkan bahwa setidaknya beberapa program studi telah dinilai memenuhi standar mutu tertentu. Namun, detail lembaga pemberi akreditasi dan nomor SK akreditasinya tidak tercantum secara publik di situs tersebut — sehingga perlu konfirmasi lebih lanjut.
b. Bukti Akreditasi Melalui Lembaga Akreditasi Mandiri
Terdapat keputusan dari Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) yang menunjukkan bahwa Program Studi Bisnis Digital telah memenuhi pemenuhan syarat minimum akreditasi dan mendapat peringkat awal baik berdasarkan LAMEMBA pada tahun 2025.
Apa Arti Status Ini Bagi Mahasiswa?
- Mutu Pendidikan:
Akreditasi menunjukkan standar kualitas pembelajaran, kurikulum, fasilitas, serta kesiapan lulusan di pasar kerja. Prodi yang terakreditasi “Baik” atau “Sangat Baik” cenderung memenuhi standar minimum kompetensi akademik. - Pengakuan Ijazah:
Ijazah dari program studi yang terakreditasi memiliki pengakuan yang lebih kuat di mata lembaga pemerintah, industri, serta mendorong peluang lanjut studi. - Kesempatan Beasiswa dan Kerja:
Banyak beasiswa atau seleksi pekerjaan (termasuk CPNS/BUMN) yang mensyaratkan lulusan dari program dengan akreditasi tertentu. Akreditasi yang lebih tinggi bisa membuka peluang lebih luas.
Tips Memeriksa Akreditasi yang Akurat
Agar informasi akreditasi lebih valid, calon mahasiswa bisa:
- Mengecek langsung melalui sistem informasi PDDikti resmi Kemdikbudristek.
- Meminta salinan surat keputusan akreditasi (SK) dari pihak kampus.
- Memeriksa lembaga akreditasi resmi seperti BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) atau lembaga akreditasi mandiri yang diakui.
Kesimpulan
Secara umum, Universitas Kepanjen sedang dalam tahap pengembangan kualitas dan beberapa program sudah meraih akreditasi “Baik” hingga “Sangat Baik” pada tingkat fakultas dan studi tertentu menurut informasi kampus. Namun, data resmi akreditasi institusi secara keseluruhan menurut PDDikti masih menunjukkan status belum terakreditasi atau belum diperbarui, sehingga penting bagi calon mahasiswa untuk memeriksa pembaruan terbaru.
