
MALANG, IndikatorIndonesia.co.id – Universitas Kepanjen memperkuat hubungan perguruan tinggi dengan dunia usaha melalui kerja sama bersama DPD AITTA Jawa Timur serta kolaborasi KADIN Kabupaten Malang dan AITTA Jawa Timur.
Kerja sama tersebut berlangsung bersamaan dengan Kuliah Umum bertema “Pembelajaran Kolaboratif untuk Menghasilkan Lulusan yang Kompetitif” di Aula Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (30/9/2026).
Kolaborasi diarahkan pada penguatan keterlibatan mahasiswa dengan dunia industri, pengembangan UMKM, digitalisasi pariwisata, serta penguatan ekosistem wirausaha muda di Jawa Timur. Ketua AITTA Jawa Timur, Drs. M. Sidik Wijonarko, MM, mengatakan mahasiswa perlu membangun jaringan dan relasi sejak di bangku kuliah. Menurutnya, kemampuan akademik perlu diimbangi pengalaman dan jejaring profesional.
“Kalau kita tidak punya jaringan, tidak punya relasi, ya diam di tempat,” ujar Sidik.
UMKM Perlu Diperkuat dari Sisi Pemasaran
Sidik juga menyoroti persoalan pemasaran yang masih menjadi tantangan bagi sebagian pelaku UMKM. Menurutnya, kemampuan menghasilkan produk harus diikuti kemampuan menjangkau pasar.
“Bisa bikin, nggak bisa jual,” katanya.
Ia menilai kolaborasi UMKM, perguruan tinggi, industri pariwisata, biro perjalanan dan pelaku usaha dapat membuka akses pasar sekaligus memperluas jaringan produk lokal.
KADIN dan AITTA Dorong Ekosistem Wirausaha
Dalam kegiatan tersebut, KADIN Kabupaten Malang dan AITTA Jawa Timur juga memperkenalkan kerja sama bertema “Penguatan UMKM, Digitalisasi Pariwisata & Ekosistem Wirausaha Muda Jawa Timur.” Ketua KADIN Kabupaten Malang, Prof. Dr. Bambang Suryanto, MBA., Ph.D, hadir dalam kegiatan tersebut. Sementara dari AITTA Jawa Timur, penandatanganan diwakili Drs. M. Sidik Wijonarko, MM. Kerja sama ini mempertemukan sektor pendidikan, dunia usaha, UMKM dan pariwisata dalam satu ekosistem kolaborasi.
Kampus Didorong Dekat dengan Dunia Industri
Ketua Yayasan Pemkab Malang, Prof. Dr. Bambang Suryanto, SE., MM., M.Si., Ak., CISA., Ph.D, menekankan pentingnya pengalaman praktis bagi mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman lapangan dan memahami kebutuhan dunia usaha, tidak hanya mengandalkan pembelajaran teoritis. Bambang juga menyampaikan gagasan pengembangan kawasan industri bisnis terpadu. Ia menyebut pihaknya telah melakukan studi ke Batang, Jawa Tengah, dan berkomunikasi dengan sejumlah pihak terkait rencana tersebut.
Kuliah Umum Perkuat Kompetensi Mahasiswa
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Kuliah Umum I “Pembelajaran Kolaboratif untuk Menghasilkan Lulusan yang Kompetitif” yang menghadirkan Dr. Ema Rahmawati, S.E., M.Par. Kuliah umum tersebut membahas keterkaitan kompetensi akademik dengan kebutuhan dunia industri. Kerja sama Universitas Kepanjen, AITTA Jawa Timur dan KADIN Kabupaten Malang selanjutnya akan diarahkan pada program nyata yang dapat memberikan pengalaman, jejaring dan peluang usaha bagi mahasiswa, UMKM serta pelaku industri pariwisata.
Artikel disadur dari : Universitas Kepanjen Gandeng AITTA dan KADIN, Dorong UMKM, Pariwisata dan Wirausaha Muda

